Kamis, 31 Maret 2016

ِبِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Etika Bergaul Dalam Pandangan Islam Dengan Lawan Jenis

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh.

Setelah beberapa bulan ini saya hiatus akhirnyaa saya comeback!! hehe :D
Kali ini saya akan menulis tentang bagaimana sih etika pegaulan antara wanita dan lelaki di dalam islam? Udah pada tau belum yaa? Yuk kesini bagi yang belum tau, siapa tau aja jadi dapat pencerahan/solusi...

       Islam itu memang agama yang sempurna, yang telah mengatur seseorang dalam bertindak dalam menjalani kehidupan, mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali. Contoh nya dalam etika bergaul dengan lawan jenis, sangat diatur dalam agama islam, sebagai berikut.
1. Menutup Aurat
        Islam telah mewajibkan laki-laki dan perempuan untuk menutup aurat demi menjaga kehormatan diri dan kebersihan hati. Aurat merupakan anggota tubuh yang harus ditutupi dan tidak boleh diperlihatkan kepada orang yang bukan mahramnya terutama kepada lawan jenis agar tidak membangkitkan nafsu birahi serta menimbulkan fitnah.
       Aurat laki-laki yaitu anggota tubuh antara pusar dan lutut sedangkan aurat bagi wanita yaitu seluruh anggota tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan. Di samping aurat, pakaian yang di kenakan tidak boleh ketat sehingga memperlihatkan lekuk anggota tubuh, dan juga tidak boleh transparan atau tipis sehingga tembus pandang.

 2. Menjauhi Perbuatan Zina
       Pergaulan antara laki-laki dengan perempuan di perbolehkan sampai pada batas tidak membuka peluang terjadinya perbuatan dosa. Islam adalah agama yang menjaga kesucian, pergaulan di dalam islam adalah pergaulan yang dilandasi oleh nilai-nilai kesucian. Dalam pergaulan dengan lawan jenis harus dijaga jarak sehingga tidak ada kesempatan terjadinya kejahatan seksual yang pada gilirannya akan merusak bagi pelaku maupun bagi masyarakat umum. Dalam Al-Qur’an Allah berfirman :
 “Dan janganlah kamu mendekati zina, Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk”  (QS. Al Isra : 32)
      Dalam rangka menjaga kesucian pergaulan remaja agar terhindar dari perbuatan zina, islam telah membuat batasan-batasan sebagai berikut :
 a. Laki-laki tidak boleh berdua-duaan dengan perempuan yang bukan mahramnya. Jika laki-laki dan perempuan di tempat sepi maka yang ketiga adalah syaithan, mula-mula saling berpandangan, lalu berpegangan, dan akhirnya menjurus pada perzinaan, itu semua adalah bujuk rayu syaithan.
 b. Laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya tidak boleh bersentuhan secara fisik. Saling bersentuhan yang dilarang dalam islam adalah sentuhan yang disengaja dan disertai nafsu birahi. Tetapi bersentuhan yang tidak disengaja tanpa disertai nafsu birahi tidaklah dilarang.


    Tata cara pergaulan remaja yang dilandasi nilai-nilai agama. Tata cara itu meliputi :
1. Mengucapkan Salam
     Ucapan salam ketika bertemu dengan teman atau orang lain sesama muslim, ucapan salam adalah do’a. Berarti dengan ucapan salam kita telah mendoakan teman tersebut.

2. Meminta Izin
     Meminta izin di sini dalam artian kita tidak boleh meremehkan hak-hak atau milik teman apabila kita hendak menggunakan barang milik teman maka kita harus meminta izin terlebih dahulu.

3. Menghormati Orang Yang Lebih Tua & Menyayangi Yang Lebih Muda
     Remaja sebagai orang yang lebih muda sebaiknya menghormati yang lebih tua dan mengambil pelajaran dari hidup mereka. Selain itu, remaja juga harus menyayangi kepada adik yang lebih muda darinya, dan yang paling penting adalah memberikan tuntunan dan bimbingan kepada mereka ke jalan yang benar dan penuh kasih sayang.

4. Bersikap Santun & Tidak Sombong
     Dalam bergaul, penekanan perilaku yang baik sangat ditekankan agar teman bisa merasa nyaman berteman dengan kita. Kemudian sikap dasar remaja yang biasanya ingin terlihat lebih dari temannya sungguh tidak diterapkan dalam islam bahkan sombong merupakan sifat tercela yang dibenci Allah.

5. Berbicara Dengan Perkataan Yang Sopan
     Islam mengajarkan bahwa bila kita berkata, utamakanlah perkataan yang bermanfaat, dengan suara yang lembut, dengan gaya yang wajar dan tidak bual.

6. Tidak Boleh Saling Menghina
     Menghina / mengumpat hukumnya dilarang dalam islam sehingga dalam pergaulan sebaiknya hindari saling menghina di antara teman.

7. Tidak Boleh Saling Membenci Dan Iri Hati
     Rasa iri akan berdampak dapat berkembang menjadi kebencian yang pada akhirnya mengakibatkan putusnya hubungan baik di antara teman. Iri hati merupakan penyakit hati yang membuat hati kita tidak dapat merasakan ketenangan serta merupakan sifat tercela baik di hadapan Allah dan manusia.

8. Mengisi Waktu Luang Dengan Kegiatan Yang Bermanfaat
     Masa remaja sebaiknya dipergunakan untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat remaja harus membagi waktunya dengan subjektif dan efisien, dengan cara membagi waktu menjadi 3 bagian yaitu: sepertiga untuk beribadah kepada Allah, sepertiga untuk dirinya, dan sepertiga lagi untuk orang lain.

9. Mengajak Untuk Berbuat Kebaikan
     Orang yang memberi petunjuk kepada teman ke jalan yang benar akan mendapatkan pahala seperti teman yang melakukan kebaikan itu, dan ajakan untuk berbuat kebajikan merupakan suatu bentuk kasih sayang terhadap teman.

        Demikianlah beberapa tata cara pergaulan remaja yang dilandasi nilai-nilai moral dan ajaran islam. Tata cara tersebut hendaknya dijadikan pedoman bagi kita semua sebagai remaja dalam bergaul dengan teman-temannya. Sekian postingan saya kali ini, semoga bisa diterapkan kedalam kehidupan sehari-hari kita yaa :)