Jumat, 01 April 2016

ِبِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Menjemput Keajaiban

"Assalamu'alayku warahmatullahi wabarakatuh"

Bunda Hajar tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di tempat itu. Yang dia tahu dan dia yakini, suaminya ditugaskan Allah untuk meninggalkan dia dan anak mereka di sebuah tempat yang tidak pernah terbayang rezeki akan datang dari sana. Ya, sebuah gurun pasir tak berpenghuni!

Tapi di dalam benaknya bunda Hajar hanya ada satu hal saja; jika memang ini adalah perintah Allah, maka dia yakin tidak akan disia-siakan oleh Allah. Selanjutnya kita mengetahui bahwa kemudian gurun pasir tak berpenghuni itu menjadi sebuah titik di dunia yang bahkan sampai hari ini tidak pernah sepi; Makkah.

Sebelum keajaiban Allah itu datang, kita sama-sama tahu ceritanya. Bunda Hajar berlari dari bukit Shafa ke bukit Marwah sebanyak 7 kali sebagai ikhtiar menjemput rezeki dari Allah, sebelum akhirnya keajaiban Allah menghampiri melalui kaki mungil Ismail yang menggaruk tanah dimana sebuah mata air yang “abadi”. Zamzam yang tidak pernah surut hingga hari ini.

Coba kita perhatikan. Keajaiban yang Allah berikan ternyata tidak terletak di shafa atau marwah; tempat dimana bunda Hajar berikhtiar menjemput rezeki dari Allah. Keajaiban Allah justru hadir di kaki kecil Ismail. Rasanya tak seorangpun produser film akan menyangka episode ini terjadi. Tapi ini bukan film, dan ini terjadi! Itulah kenapa kita menyebutnya, keajaiban!

Guys, ini penting buat jadi paradigma kita dalam ikhtiar menjemput rezeki dari Allah. Kita bekerja, karena bekerja adalah perintah dari Allah. Ya, kita bekerja bukan semata karena besaran gaji yang tertera dalam kontrak kerja kita; bukan hanya karena jumlah keuntungan sebulan yang kita dapatkan dari bisnis kita. Kita bekerja karena Allah! Tidak lain, tidak kurang, dan tidak lebih. Yuk dicek Ar-Rum ayat 23 :)

Pada akhirnya, yuk sama-sama luruskan lagi niat kita dalam bekerja, belajar, berbisnis. Yang penting dikerjakan dulu, dengan niat karena Allah! Setelahnya biarlah keajaibanNya yang menjawab ikhtiar optimal kita.

Selamat bekerja, karena Allah!
Semangat karena Allah yaa
Dan semangat teruuus untuk menjemput rezeki dari-Nya :)