Kita menyadari bahwa manusia memiliki banyak keterbatasan dan kekurangan, disisi lain ada banyak sekali hal yang ingin kita dapatkan dalam hidup ini. Sering kali kita merasa bahwa kita telah memberikan usaha terbaik kita, namun belum membuahkan hasil yang kita inginkan. Disanalah kita membutuhkan pertolongan, membutuhkan tempat untuk mengadu, dan menenangkan diri. Menjawab permasalahan tersebut, kita mengenal sebuah konsep bernama Doa. Ketika berdoa kita menyadari ada kekuatan lain diluar kuasa kita yang mampu menolong dan membantu segala kebutuhan dan keinginan kita, ia menjadi bukti pengakuan atas kelemahan manusia dan kebesaran Allah, namun demikian apakah benar semua permasalahan akan selesai dengan berdoa?
1. Doa ialah mekanisme pertahanan diri paling kuat dalam hidup manusia, karena disana akan selalu ada harapan yang membuatmu pantang untuk putus asa.
Pernahkah kita melihat orang-orang yang depresi, putus asa, bahkan hingga hilang harapan untuk hidup? Di Amerika terdapat satu jembatan yang menjadi tempat paling sering untuk orang-orang yang ingin bunuh diri, yaitu jembatan Golden Gates, Sans Fransisco. Dari hasil wawancara dan penelitian yang dilakukan disana, kebanyakan korban yang gagal untuk bunuh diri, diketahui bahwa motivasi utamanya ialah depresi dan tidak tahan dengan kehidupan ini, mereka tak mampu meng-handle-nya. Permasalahan tersebut sejatinya akan dapat teratasi dengan doa. Ya, doa merupakan mekanisme pertahanan diri paling kuat dalam hidup manusia, karena ia akan memaksa kita untuk selalu berharap dan menjaga kita dari rasa putus asa. Mereka yang berdoa memiliki keyakinan bahwa terdapat kekuatan Maha Besar yang mampu menolongnya dalam menghadapi berbagai ujian hidup.
2. Doa mu belum terkabul? Jangan sedih, karena itu artinya Allah ingin kamu berinteraksi dengan Nya lebih lama melalui doa.
Ketika datang seorang pengamen dengan suara yang bagus, pasti akan kita dengarkan dulu hingga lagunya selesai, berbeda dengan pengamen dengan suara yang kurang bagus, belum sampai satu bait kita sudah akan memberikan uang, bukan karena kita suka dengan suaranya, tapi agar si pengamen cepat pergi dan tidak mengganggu. Analogi sederhana yang mungkin dapat kita gunakan dalam konteks doa, bisa jadi Tuhan menyukai doa mu dan bagaimana cara kamu berdoa, sehingga doa mu masih tertahan, disisi lain bisa jadi Tuhan tidak menyukai doa mu dan bagaimana cara kamu berdoa, sehingga dalam waktu singkat doa mu langsung terkabul. Sederhananya, doa yang tidak segera dikabulkan akan membuat kita lebih lama merendahkan diri penuh harap, dan berlindung kepa
da Nya, membuat waktu kita berinteraksi dengan Nya menjadi lebih lama, ketika selama ini kita jarang meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan Nya, maka saat doa kita belum terkabul, mungkin itulah cara Allah untuk mendapatkan perhatian lebih dari mu.
3. Ketika apa yang kamu minta tidak sesuai dengan apa yang terjadi, yakinlah Allah memiliki skenario yang lebih baik untuk mu.
Ibarat kita memberikan pensil yang diujungnya terdapat penghapus dan secarik kertas. Kita tuliskan doa kita di kertas tersebut, dan memberikannya kepada Allah berikut dengan pensilnya. Maka kita harus meyakini bahwa Dia akan menghapus doa-doa yang tidak penting atau mungkin buruk untuk kita, dan kemudian menuliskan skenario yang jauh lebih baik dari apa yang kita minta. Prinsipnya ialah apa yang menurut kita baik belum tentu baik bagi diri kita sendiri, karena Allah memiliki standar yang jauh lebih baik untuk hidup kita dibandingkan dengan apa yang kita rencanakan. Maka ketika kamu mendapatkan sesuatu yang ternyata berbeda dari apa yang kamu minta, bersyukurlah! Allah Subhanahu Wa Ta'ala ingin memberikan kisah yang lebih baik untukmu.
4. Berdoa bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi juga tentang keluarga, saudara, sahabat serta teman-temanmu, karena akan selalu ada kebaikan dengan mendoakan orang lain dalam diam.
Karena hidup ini bukanlah mengenai hidupmu seorang, tetapi ia tentang kebersamaan, tentang keluarga, saudara, sahabat, guru, rekan kerja, dan lain sebagainya. Lihatlah seorang ibu yang selalu mendoakan anaknya, seorang guru yang mendoakan agar muridnya bisa lulus dengan nilai terbaik, seorang pemimpin yang berharap agar masyarakatnya dapat hidup sejahtera dan nyaman, mereka hanyalah sebagian kecil dari banyaknya orang-orang yang tidak hanya memikirkan tentang dirinya sendiri, tetapi juga memikirkan orang lain dan menjadikan mereka dalam momen khusus di setiap doanya. Maka masukkan lah orang lain dalam doa mu, ayah ibumu, keluargamu, seseorang yang kamu cintai, seseorang yang berjasa bagi dirimu, mereka yang berjasa bagi kebaikan masyarakat, bahkan juga mendoakan Negara kita. Memasukkan orang lain dalam doa, secara tidak langsung akan meningkatkan kepekaan sosial kita, terhindar atas rasa kesombongan diri, dan bersikap lemah lembut terhadap sesama. Ketulusan kita dalam mendoakan orang lain akan berdampak positif bagi diri kita sendiri, kita tidak tahu mungkin saja keberhasilan kita saat ini karena doa dari orang-orang yang kita tidak tahu, dan terus mendoakan kita dalam diamnya.
5. Berdoa bukan ketika mendapatkan kesulitan atau menginginkan sesuatu saja, tetapi berdoa harus dijadikan kebiasaan dalam seluruh hal yang kita lakukan.
Kita harus menyadari bahwa berdoa merupakan proses sepanjang hidup, ia ada dalam setiap fase kehidupan, sejak kecil hingga kita tua nanti, dan ia harus dijadikan kebiasaaan, bukan hanya ketika ada maunya saja. Fenomena yang sering kita jumpai ialah banyak orang yang tiba-tiba rajin berdoa pada saat mendapatkan kesulitan atau menginginkan sesuatu saja. Sebenarnya hal tersebut tidak salah, karena memang esensi berdoa ialah memohon dengan penuh harap. Akan tetapi menjadi salah ketika setelah kesulitan tersebut selesai, atau apa yang kita inginkan terwujud, setelah itu kualitas doa kita tidak sama seperti sebelumnya. Doa menjadi sekenanya, atau bahkan menjadi jarang berdoa karena menganggap tidak ada sesuatu yang penting untuk dijadikan bahan permohonan. Pun harus diingat bahwa materi doa kita jangan hanya didominasi oleh keperluan duniawi saja, tetapi juga untuk kebaikan akhirat kelak, memohon kesehatan, berada dalam aktifitas kebaikan, menjadi pribadi yang terus bersyukur, dan lain sebagainya, jadikan doa sebagai sarana kita untuk curhat kepada Allah, karena disana kita bisa menceritakan apapun kepadaNya tanpa perlu ada yang ditutup tutupi.
6. Bagaimana perasaanmu ketika memberikan sesuatu kepada orang lain, kemudian ia melakukan apa yang tidak kamu suka?
Allah Subhanahu Wa Ta'ala telah berjanji bahwa setiap doa yang tercurahkan kepadaNya akan terkabulkan, dengan syarat bahwa Ia menghendaki kita melaksanakan apa yang diperintahkanNya dan menjauhi laranganNya. Sederhana, tapi tidak semudah yang dibayangkan. Betapa banyak akhirnya dari kita yang tergoda untuk melakukan hal-hal yang tidak baik, yang kemudian dengan sombongnya kita datang kepada Allah untuk berdoa saat menginginkan sesuatu, dan kemudian melakukan lagi hal-hal yang telah dilarang. Bagaimana perasaanmu jika kamu berada dalam posisi tersebut? Memberikan sesuatu kepada orang lain, tapi kemudian ia melakukan hal-hal yang kamu tidak suka. Jika manusia, tentu kita tidak akan mau lagi memberikan sesuatu kepadanya, atau bahkan langsung marah dan tidak ingin lagi berinteraksi dengannya karena ia tidak bersyukur atas apa yang kita beri. Untungnya Allah tidak demikian, Ia Maha Pengampun dan Penyayang, sehingga akan selalu terbuka pintu maaf jika kamu mau berubah dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Begitu pun dengan doa, maka selaraskanlah doamu dengan aktifitasmu, kerjakanlah apa yang Ia perintahkan dan jauhilah larangan-Nya, maka dengan demikian doamu pun akan berkah.
7. Berdoa ialah bersabar.
Berdoa bukanlah memerintah, artinya kita dapat mendiktekan apa yang kita mau, dan segera mendapatkan apa yang kita inginkan. Doa merupakan proses, proses yang melihat bagaimana kesungguhan kita dalam berdoa, melihat apakah dalam setiap doa kita memberikan 100% hati kita didalamnya, apakah kita dapat terus berharap seandainya harapan kita tak kunjung terkabul. Maka nikmatilah proses berdoa dan setiap waktu yang kamu habiskan untuk berdoa. Jangan kita mendiktekan Allah dan menuntut agar doa kita segera dikabulkan, bersabarlah dalam doa-doa kita, karena hanya Dia yang tahu kapan waktu yang tepat untuk mengabulkan doa mu.
8. Manfaatkan waktu-waktu terbaik dalam berdoa, karena disana Allah sangatlah dekat dengan kita.
Ada waktu-waktu terbaik dimana kita dianjurkan untuk berdoa, waktu dimana Allah Azza Wa Jalla sangatlah dekat dengan kita, bahkan membuka hijab antara Ia dan makhluknya, seperti waktu di sepertiga malam terakhir, waktu-waktu beribadah, dan lain sebagainya. Akan sangat merugi bagi kita ketika waktu dimana doa akan akan diijabah tersebut diabaikan begitu saja. Allah memberikan waktu khusus dimana doa akan dikabulkan agar kita dapat menjadi pribadi yang lebih aware dan tidak disibukkan dengan aktifitas duniawi saja, dan juga agar kita selalu memiliki waktu khusus untuk berduaan dengan Sang pemilik jiwa.
9. Bingung dalam mengambil keputusan penting dalam hidupmu? Berdoalah!
Apa yang menurut kita baik belum tentu baik dimata Allah, maka berdoalah ketika kamu akan mengambil keputusan penting dalam hidupmu, seperti memutuskan untuk menikah, memilih pekerjaan, dan lain sebagainya. Selalu libatkan Allah dalam setiap hal penting dalam hidupmu, dengan demikian Allah akan menjadikanmu sebagai orang yang penting di sisi-Nya
10. Berdoa ialah mengenai keyakinan, teruslah berdoa dan seimbangkan dengan usahamu!
Segala hal tentang berdoa yang telah disebutkan diatas akan percuma ketika tidak disertai dengan keyakinan. Maka berdoa ialah mengenai keyakinan, keyakinan kita bahwa kita ialah makhluk yang lemah dan membutuhkan pertolongan dari Allah Azza Wa Jalla dimanapun dan kapanpun kita berada. Berdoa kadang dijadikan hal yang sepele dan tidak diperhitungkan, padahal doa ialah senjata terbaik kita dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Seimbangkanlah antara doa dan usaha, karena sebaik apapun doa kita tanpa ada usaha yang menyertainya akan percuma saja, begitupun sebaliknya. Jadikan doa sebagai kebiasaan kita dalam setiap aktifitas, teruslah yakin bahwasanya selalu ada pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta'ala bagi hamba Nya yang memohon dengan penuh keikhlasan dan ketundukan jiwa.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar